Desember 2013

Bupati Kerinci mengukuhkan 5 hutan adat penyangga kawasan TNKS

Bupati Kerinci mengukuhkan 5 kawasan hutan di kawasan penyangga TN Kerinci Sebelat sebagai hutan Adat. Pengukuhan ini membuktikan Kabupaten Kerinci sebagai Kabupaten yang pro konservasi. Bupati Kerinci mengukuhkan 5 kawasan hutan di kawasan penyangga Taman Nasional Kerinci Sebelat sebagai hutan Adat. Prasasti pengukuhan ditandatangani oleh Bupati Kerinci, Murasman di Bukit Tengah, Kabupaten Kerinci bersamaan dengan pelaksanaan Hari […]

Bupati Kerinci mengukuhkan 5 hutan adat penyangga kawasan TNKS Read More »

Berbagi Pengalaman Soal Pengelolaan Dana Konservasi

Awal November 2013 baru lalu, KEHATI yang merupakan adminsitrator TFCA-Sumatera dan TFCA-Kalimantan berpartisipasi dalam even tahuan RedLAC yang diselenggarakan secretariat RedlAC dan Forever Costa Rica. Oleh M. Jeri Imansyah, Conservation Specialist, TFCA-Sumatera, KEHATI RedLAC  merupakan kependekan dari Latin American and Carribean Network of Environmental Funds yaitu suatu jaringan kerja diantara lembaga pengelola dana konservasi di Amerika Latin. Even

Berbagi Pengalaman Soal Pengelolaan Dana Konservasi Read More »

Selamat Datang di TFCA Sumatera

Tropical Forest Conservation Action-Sumatra (TFCA-Sumatera) adalah pelaksanaan program skema pengalihan utang untuk lingkungan (Debt for-Nature Swap) antara Pemerintah Amerika Serikat dan Pemerintah Indonesia berdasarkan Undang-undang Pelestarian Hutan Tropis Pemerintah Amerika Serikat tahun 1998 yang dapat digunakan sebagai mekanisme untuk mengurangi hutang luar negeri bagi negara-negara yang memiliki kekayaan hutan tropis yang tinggi. TFCA-Sumatera memfasilitasi pendanaan hibah

Selamat Datang di TFCA Sumatera Read More »

Menyelamatkan Ekosistem Rawa Tripa

Ekosistem Hutan Rawa Gambut Tripa-Babahrot terletak di pantai barat provinsi Aceh yang meliputi dua kabupaten yaitu Nagan Raya dan Aceh Barat Daya. Sampai pada awal tahun 1990-an, ekosistem Tripa-Babahrot tertutup oleh hutan rawa gambut pantai seluas 60.696 ha. Mengacu pada peta unit lahan yang diterbitkan oleh Puslittanak tahun 1980 pada skala tinjau, ekosistem Tripa-Babahrot sebagian

Menyelamatkan Ekosistem Rawa Tripa Read More »

Taman Nasional Way Kambas: Benteng Terakhir Hidupan Liar

Oleh Konsorsium Alert Taman Nasional merupakan benteng terakhir hidupan liar di Indonesia yang harus dikelola dan dilindungi. Sebagian besar taman nasional di Indonesia mengalami kerusakan hutan yang cenderung semakin meluas. Kenyataan ini mencerminkan kompleksitas tantangan yang dihadapi, sehingga memerlukan kerjasama dan dukungan baik di tingkat nasional maupun dunia internasional untuk menemukan solusi yang efektif dalam

Taman Nasional Way Kambas: Benteng Terakhir Hidupan Liar Read More »

Scroll to Top