Juli 2014

Penyusunan Renstra Baru TFCA-Sumatera 2015-2020

Rencana Strategis (renstra) TFCA-Sumatera yang disusun sebagai pedoman bagi pelaksanaan program untuk periode tahun 2010-2015 akan segera berakhir. Untuk itu Administrator program tengah menyiapkan renstra baru untuk kurun waktu 2015 hingga berakhirnya program di tahun 2020. Serangkaian diskusi untuk merumuskan warna baru pada pelaksanaan program tengah dilakukan, termasuk kegiatan penyusunan draft renstra. Renstra yang lama

Penyusunan Renstra Baru TFCA-Sumatera 2015-2020 Read More »

Nominasi calon peraih KEHATI Award telah dibuka

Untuk mengapresiasi upaya-upaya yang telah dilakukan individu-individu yang melakukan penyelamatan lingkungan dan kelompok-kelompok yang sudah berusaha keras untuk mengurangi kerusakan alam, Yayasan Keanekaragaman Hayati Indonesia (KEHATI) menganugerahkan KEHATI Award sebagai penghargaan tertinggi dalam bidang lingkungan di Indonesia. Penghargaan yang diberikan sejak tahun 2000 ini adalah bentuk apresiasi terhadap upaya luar biasa dari perseorangan dan lembaga

Nominasi calon peraih KEHATI Award telah dibuka Read More »

VACANCY TFCA KALIMANTAN: FOREST CONSERVATION AND CLIMATE CHANGE SPECIALIST

Yayasan Keanekaragaman Hayati Indonesia (KEHATI) is well known as The Indonesian Conservation Trust Funds. We are an independent, non-profit, national grant-making foundation. Our main objective is to support and promote the conservation and sustainable use of Indonesia’s rich biological resources, by providing financial support, technical assistance, and facilitation to local communities, academic institutions and civil

VACANCY TFCA KALIMANTAN: FOREST CONSERVATION AND CLIMATE CHANGE SPECIALIST Read More »

Keberlanjutan Pendanaan Conservation Response Unit

Sejak diresmikannya Conservation Response Unit CRU pada tanggal 28 Juni 2012 oleh Bupati Aceh Selatan yang diwakili oleh Sekretaris Daerah, Pemkab. Aceh Selatan (Drs.Harmaini, Msi), masyarakat sekitar kawasan dan pihak pemerintah kabupaten merasakan manfaat keberadaan CRU Trumon yang terlihat dari semakin berkurangnya konflik gajah di desa-desa sekitar koridor. Rencana awal program ini berjalan, bahwa TFCA

Keberlanjutan Pendanaan Conservation Response Unit Read More »

Menjaga Koridor lewat Patroli Gajah

Penunjukan Koridor Satwa Singkil Bengkung berdasarkan SK Bupati Aceh Selatan SK Nomor 593.33/170.A/1998 tanggal 20 Juli 1998, tentang Penatapan Tanah Untuk Lokasi Koridor Kawasan Ekosistem Leuser Di Desa Naca dan Ie Jeureuneh Kecamatan Trumon dan SK Nomor 593/237/1999 tanggal 6 September 1999, tentang Penetapan Tanah Untuk Lokasi Koridor Satwa Singkil-Bengkung di Desa Naca dan Ie

Menjaga Koridor lewat Patroli Gajah Read More »

Kemenhut: Deforestasi Indonesia 2011-2012 sebesar 24 ribu ha.

Pada bulan Juli 2014, Kemenhut baru saja merilis data laju deforestasi  sebesar 24 ribu ha.  Angka ini merupakan angka terkecil dibanding data tahun-tahun sebelumnya yang mencapai hingga jutaan hektar per tahun. Berdasarkan data yang dikeluarkan oleh Direktorat Jenderal Planologi, Kementerian Kehutanan laju deforestasi pada hutan primer di Indonesia pada periode tahun 2011 -2012 sebesar 24.474,3

Kemenhut: Deforestasi Indonesia 2011-2012 sebesar 24 ribu ha. Read More »

Perkenalan Badan Pengelola REDD+ di Indonesia

Badan Pengelola REDD Indonesia yang dibentuk berdasarkan Keppres no 62/2013 tahun 2013 tentang Badan Pengelola Pengurangan Emisi dari Deforestasi dan Degradasi Hutan dan Lahan Gambut saat ini telah memiliki susunan tata kelola yang lengkap dengan adanya para deputi yang mengisi pos-pos yang dibutuhkan. Dipimpin mantan satgas REDD Heru Prasetyo, Kepala BP REDD akan berada dibawah

Perkenalan Badan Pengelola REDD+ di Indonesia Read More »

Scroll to Top